Ahli Epidemiologi: Seolah Jokowi Ingin Perang Lawan Corona Dihentikan karena Tak Mungkin Menang - Selamat datang kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Konten Islam 24 Jam. Semoga sobat pembaca semuanya dalam keadaan sehat wal afiat tak kurang suatu apapun. Tak lupa kami ucapkan Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semuanya.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Ahli Epidemiologi: Seolah Jokowi Ingin Perang Lawan Corona Dihentikan karena Tak Mungkin Menang yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat berdamai dengan virus corona hingga vaksin ditemukan membuat publik geleng-geleng kepala.
Meskipun pihak istana sudah meluruskan maksud pernyataan Jokowi tersebut, namun ahli epidemiologi dan biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, Pandu Riono tetap memiliki pemaknaan sendiri.
Melalui akun twitter miliknya, Pandu Riono menilai pernyataan Jokowi itu berarti ajakan untuk menghentikan perang yang sia-sia melawan Covid-19.
"Karena tak mungkin menang, karena para komandannya “berperang” satu sama lain," ujar Pandu pada Minggu (10/5).
Dirinya melanjutkan bahwa rakyat seolah dipaksa untuk diam bahkan rela menderita. Bukan hanya kesehatan yang terancam, tapi sebagian besar rakyat juga telah kehilangan mata pencaharian.
"Sebenarnya (Indonesia) bisa menang dengan perang gerilya, seperti vietnam yang sudah menang," ungkap Pandu. [rmol]
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Ahli Epidemiologi: Seolah Jokowi Ingin Perang Lawan Corona Dihentikan karena Tak Mungkin Menang yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat berdamai dengan virus corona hingga vaksin ditemukan membuat publik geleng-geleng kepala.
Meskipun pihak istana sudah meluruskan maksud pernyataan Jokowi tersebut, namun ahli epidemiologi dan biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, Pandu Riono tetap memiliki pemaknaan sendiri.
Melalui akun twitter miliknya, Pandu Riono menilai pernyataan Jokowi itu berarti ajakan untuk menghentikan perang yang sia-sia melawan Covid-19.
"Karena tak mungkin menang, karena para komandannya “berperang” satu sama lain," ujar Pandu pada Minggu (10/5).
Dirinya melanjutkan bahwa rakyat seolah dipaksa untuk diam bahkan rela menderita. Bukan hanya kesehatan yang terancam, tapi sebagian besar rakyat juga telah kehilangan mata pencaharian.
"Sebenarnya (Indonesia) bisa menang dengan perang gerilya, seperti vietnam yang sudah menang," ungkap Pandu. [rmol]
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Demikian pembahasan tentang Ahli Epidemiologi: Seolah Jokowi Ingin Perang Lawan Corona Dihentikan karena Tak Mungkin Menang yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat mengobati rasa penasaran Sobat mengenai kabar atau berita yang sedang sobat cari.
Kedepannya kami akan terus menambah artikel kami, untuk itu tetap pantau terus situs Konten Islam 24 Jam ini. Akhir kata kami ucapkan Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarokatuh, sampai ketemu di postingan kami selanjutnya. Salam sejahtera.
Komentar
Posting Komentar