Business Times 1997: Jika Ekonom Itu Bintang Rock, Maka Rizal Ramli Adalah Bob Dylan Indonesia - Selamat datang kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Konten Islam 24 Jam. Semoga sobat pembaca semuanya dalam keadaan sehat wal afiat tak kurang suatu apapun. Tak lupa kami ucapkan Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semuanya.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Business Times 1997: Jika Ekonom Itu Bintang Rock, Maka Rizal Ramli Adalah Bob Dylan Indonesia yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Kepiawaian tokoh senior DR. Rizal Ramli dalam menganalisa gejala perekonomian dunia dan lokal sudah tidak diragukan lagi.
Sejumlah ramalan kondisi ekonomi yang didasarkan pada analisa jitu Rizal Ramli kerap jadi kenyataan di kemudian hari. Mulai dari laju ekonomi yang anjlok di bawah 5 persen, hingga berbagai ramalan mengenai ekonomi tanah air lain.
Kualitas analisa ekonominya ternyata bukan barang baru. Sejak sebelum krisis ekonomi melanda tahun 1998 lalu, kemampuan Rizal Ramli memprediksi ekonomi sudah diakui dunia.
Nama Rizal Ramli bahkan disanjung dalam sebuah artikel yang diterbitkan The Business Times pada 4 Oktober 1997. Artikel berjudul “A straight-shooting economist” yang ditulis S.N Vasuki, Rizal Ramli disebut sebagai salah satu ekonom terbaik di Indonesia.
“Dr. Rizal Ramli adalah salah satu ekonom utama dan kritikus kebijakan Indonesia,” tulis artikel tersebut.
Bahkan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu digambarkan seperti Bob Dylan, musikus terkenal kelahiran Minnesota Amerika Serikat. Majalah musik Rolling Stone menempatkan Bob Dylan dalam urutan kedua pada daftar "Greatest Artists of All Time".
“Jika ekonom itu bintang rock, maka Ramli itu ibaratnya Bob Dylan-nya Indonesia,” demikian penggalan artikel tersebut. (Rmol)
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Business Times 1997: Jika Ekonom Itu Bintang Rock, Maka Rizal Ramli Adalah Bob Dylan Indonesia yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Kepiawaian tokoh senior DR. Rizal Ramli dalam menganalisa gejala perekonomian dunia dan lokal sudah tidak diragukan lagi.
Sejumlah ramalan kondisi ekonomi yang didasarkan pada analisa jitu Rizal Ramli kerap jadi kenyataan di kemudian hari. Mulai dari laju ekonomi yang anjlok di bawah 5 persen, hingga berbagai ramalan mengenai ekonomi tanah air lain.
Kualitas analisa ekonominya ternyata bukan barang baru. Sejak sebelum krisis ekonomi melanda tahun 1998 lalu, kemampuan Rizal Ramli memprediksi ekonomi sudah diakui dunia.
Nama Rizal Ramli bahkan disanjung dalam sebuah artikel yang diterbitkan The Business Times pada 4 Oktober 1997. Artikel berjudul “A straight-shooting economist” yang ditulis S.N Vasuki, Rizal Ramli disebut sebagai salah satu ekonom terbaik di Indonesia.
“Dr. Rizal Ramli adalah salah satu ekonom utama dan kritikus kebijakan Indonesia,” tulis artikel tersebut.
Bahkan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu digambarkan seperti Bob Dylan, musikus terkenal kelahiran Minnesota Amerika Serikat. Majalah musik Rolling Stone menempatkan Bob Dylan dalam urutan kedua pada daftar "Greatest Artists of All Time".
“Jika ekonom itu bintang rock, maka Ramli itu ibaratnya Bob Dylan-nya Indonesia,” demikian penggalan artikel tersebut. (Rmol)
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Demikian pembahasan tentang Business Times 1997: Jika Ekonom Itu Bintang Rock, Maka Rizal Ramli Adalah Bob Dylan Indonesia yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat mengobati rasa penasaran Sobat mengenai kabar atau berita yang sedang sobat cari.
Kedepannya kami akan terus menambah artikel kami, untuk itu tetap pantau terus situs Konten Islam 24 Jam ini. Akhir kata kami ucapkan Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarokatuh, sampai ketemu di postingan kami selanjutnya. Salam sejahtera.
Komentar
Posting Komentar