Kemlu: China Klaim Pelarungan ABK WNI Sesuai Praktik Kelautan Internasional - Selamat datang kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Konten Islam 24 Jam. Semoga sobat pembaca semuanya dalam keadaan sehat wal afiat tak kurang suatu apapun. Tak lupa kami ucapkan Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semuanya.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Kemlu: China Klaim Pelarungan ABK WNI Sesuai Praktik Kelautan Internasional yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

3 jenazah anak buah kapal (ABK) WNI dilarung ke laut. Pemerintah China menyebut pelarungan jenazah WNI itu sesuai prosedur.
"Dalam penjelasannya, Kemlu RRT (Republik Rakyat Tiongkok) menerangkan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktik kelautan internasional," ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).
Diketahui, 3 jenazah ABK WNI dilarung ke laut karena mengidap penyakit menular. Hingga saat ini, belum diketahui penyakit menular yang diidap para korban.
"Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular," imbuh Judha.
Pelarungan terpaksa dilakukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan awak kapal lainnya. Pelarungan, sebut Judha, sudah berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya.
Kemenlu RI telah memulangkan 11 ABK pada 24 April. Belasan ABK lainnya akan segera dipulangkan.
"14 awak kapal lainnya akan dipulangkan pada 8 Mei 2020," ungkap Judha.
Kemenlu berkoordinasi dengan KBRI Seoul juga mengupayakan untuk memulangkan jenazah awak kapal atas nama E . Ia diketahui meninggal di Rumah Sakit Busan.
"KBRI Seoul juga sedang mengupayakan pemulangan jenazah awak kapal atas nama E yang meninggal di RS Busan karena pneumonia," ucapnya.
Sementara itu 20 ABK lainya masih melanjutkan bekerja di kapal-kapal tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang mengelilingi sebuah karung jenazah berwarna orange. Karung jenazah itu berada di tepi kapal. Kemudian, keempat orang tersebut bersama-sama mengangkat karung jenazah.
Keempat pria itu secara serentak melempar jenazah ke laut. Salah satu stasiun televisi Korea Selatan disebut telah memberitakan terkait pelarungan jenazah ABK WNI ke laut.(detik)
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Kemlu: China Klaim Pelarungan ABK WNI Sesuai Praktik Kelautan Internasional yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

3 jenazah anak buah kapal (ABK) WNI dilarung ke laut. Pemerintah China menyebut pelarungan jenazah WNI itu sesuai prosedur.
"Dalam penjelasannya, Kemlu RRT (Republik Rakyat Tiongkok) menerangkan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktik kelautan internasional," ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).
Diketahui, 3 jenazah ABK WNI dilarung ke laut karena mengidap penyakit menular. Hingga saat ini, belum diketahui penyakit menular yang diidap para korban.
"Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular," imbuh Judha.
Pelarungan terpaksa dilakukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan awak kapal lainnya. Pelarungan, sebut Judha, sudah berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya.
Kemenlu RI telah memulangkan 11 ABK pada 24 April. Belasan ABK lainnya akan segera dipulangkan.
"14 awak kapal lainnya akan dipulangkan pada 8 Mei 2020," ungkap Judha.
Kemenlu berkoordinasi dengan KBRI Seoul juga mengupayakan untuk memulangkan jenazah awak kapal atas nama E . Ia diketahui meninggal di Rumah Sakit Busan.
"KBRI Seoul juga sedang mengupayakan pemulangan jenazah awak kapal atas nama E yang meninggal di RS Busan karena pneumonia," ucapnya.
Sementara itu 20 ABK lainya masih melanjutkan bekerja di kapal-kapal tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang mengelilingi sebuah karung jenazah berwarna orange. Karung jenazah itu berada di tepi kapal. Kemudian, keempat orang tersebut bersama-sama mengangkat karung jenazah.
Keempat pria itu secara serentak melempar jenazah ke laut. Salah satu stasiun televisi Korea Selatan disebut telah memberitakan terkait pelarungan jenazah ABK WNI ke laut.(detik)
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Demikian pembahasan tentang Kemlu: China Klaim Pelarungan ABK WNI Sesuai Praktik Kelautan Internasional yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat mengobati rasa penasaran Sobat mengenai kabar atau berita yang sedang sobat cari.
Kedepannya kami akan terus menambah artikel kami, untuk itu tetap pantau terus situs Konten Islam 24 Jam ini. Akhir kata kami ucapkan Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarokatuh, sampai ketemu di postingan kami selanjutnya. Salam sejahtera.
Komentar
Posting Komentar