Klarifikasi Seruan Perang Lawan FPI, Tagor Aruan Minta Maaf - Selamat datang kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Konten Islam 24 Jam. Semoga sobat pembaca semuanya dalam keadaan sehat wal afiat tak kurang suatu apapun. Tak lupa kami ucapkan Assalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semuanya.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Klarifikasi Seruan Perang Lawan FPI, Tagor Aruan Minta Maaf yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Ketua Komite Independen Batak (KIB), Togar Aruan meralat pernyataannya yang mengajak elemen Batak berperang melawan Front Pembela Islam atau FPI.
Melalui video terbarunya, Togar Aruan mengklarifikasi pernyataannya yang ingin berperang dan mengusir FPI dari Sumatera Utara.
Tagor mengaku menghormati umat Muslim yang sedang menjalani ibadah puasa dan menghormati bulan suci Ramadhan.
Menurut Togar Aruan, video sebelumnya dia buat untuk meredam kemarahan elemen masyarakat atas persekusi yang dilakukan anggota FPI terjadap penjual tuak di Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dikatakan Tagor, pernyataannya itu terbukti dapat meredam teman-temannya, sehingga tidak melakukan aksi.
Adapun mengenai kata “perang” yang ada di dalam pernyataanya itu, Togar mengatakan, tidak punya sedikitpun niat untuk menantang perang.
“Dalam video tersebut ada terselip kata-kata perang. Kami sampaikan dengan sejujurnya itu bukanlah arti secara fisik. Kami tidak punya niat sedikit pun untuk melakukan kontak fisik dengan kawan-kawan FPI. Itu jauh dari tujuan kami,” kata Togar Aruan.
“Kami mohon maaf pada saudara kami umat Muslim dari hati kami yang tulus. Mungkin terganggu dalam beberapa hari belakangan ini, yang sebenarnya tidak tidak terjadi di bulan suci Ramadhan ini,” imbuhnya.
Berbeda dengan pada video pertama, dalam video kedua ini Togar Aruan menyampaikan pernyataan sambil duduk, dengan sebuah bendera merah putih di sisi kanan meja.
Nada suaranya juga tidak seperti dalam video pertama, kini jauh lebih tenang. Dalam video itu juga terdengar suara azan yang sedang mengalun.
Video pertama Togar Aruan telah memancing kemarahan dan protes dari berbagai kalangan. Tidak hanya dari anggota FPI dan umat Muslim di Sumatera Utara.
Masyarakat Sumatera Utara secara umum terganggu dengan pernyataan Togar Aruan yang dinilai dapat mengganggu keharmonisan antar umat beragama yang merupakan salah satu karakter masyarakat Sumatera Utara.
Simak video klarifikasi dan permintaan maaf Tagor Aruan di bawah ini:[pojoksatu]
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Klarifikasi Seruan Perang Lawan FPI, Tagor Aruan Minta Maaf yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga saja postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Ketua Komite Independen Batak (KIB), Togar Aruan meralat pernyataannya yang mengajak elemen Batak berperang melawan Front Pembela Islam atau FPI.
Melalui video terbarunya, Togar Aruan mengklarifikasi pernyataannya yang ingin berperang dan mengusir FPI dari Sumatera Utara.
Tagor mengaku menghormati umat Muslim yang sedang menjalani ibadah puasa dan menghormati bulan suci Ramadhan.
Menurut Togar Aruan, video sebelumnya dia buat untuk meredam kemarahan elemen masyarakat atas persekusi yang dilakukan anggota FPI terjadap penjual tuak di Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dikatakan Tagor, pernyataannya itu terbukti dapat meredam teman-temannya, sehingga tidak melakukan aksi.
Adapun mengenai kata “perang” yang ada di dalam pernyataanya itu, Togar mengatakan, tidak punya sedikitpun niat untuk menantang perang.
“Dalam video tersebut ada terselip kata-kata perang. Kami sampaikan dengan sejujurnya itu bukanlah arti secara fisik. Kami tidak punya niat sedikit pun untuk melakukan kontak fisik dengan kawan-kawan FPI. Itu jauh dari tujuan kami,” kata Togar Aruan.
“Kami mohon maaf pada saudara kami umat Muslim dari hati kami yang tulus. Mungkin terganggu dalam beberapa hari belakangan ini, yang sebenarnya tidak tidak terjadi di bulan suci Ramadhan ini,” imbuhnya.
Berbeda dengan pada video pertama, dalam video kedua ini Togar Aruan menyampaikan pernyataan sambil duduk, dengan sebuah bendera merah putih di sisi kanan meja.
Nada suaranya juga tidak seperti dalam video pertama, kini jauh lebih tenang. Dalam video itu juga terdengar suara azan yang sedang mengalun.
Video pertama Togar Aruan telah memancing kemarahan dan protes dari berbagai kalangan. Tidak hanya dari anggota FPI dan umat Muslim di Sumatera Utara.
Masyarakat Sumatera Utara secara umum terganggu dengan pernyataan Togar Aruan yang dinilai dapat mengganggu keharmonisan antar umat beragama yang merupakan salah satu karakter masyarakat Sumatera Utara.
Simak video klarifikasi dan permintaan maaf Tagor Aruan di bawah ini:[pojoksatu]
POSTINGAN PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Demikian pembahasan tentang Klarifikasi Seruan Perang Lawan FPI, Tagor Aruan Minta Maaf yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat mengobati rasa penasaran Sobat mengenai kabar atau berita yang sedang sobat cari.
Kedepannya kami akan terus menambah artikel kami, untuk itu tetap pantau terus situs Konten Islam 24 Jam ini. Akhir kata kami ucapkan Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarokatuh, sampai ketemu di postingan kami selanjutnya. Salam sejahtera.
Komentar
Posting Komentar